MTs. NAHDLATUL WATHON TAMBAKBOYO
Alamat :
Sebelah Utara Lapangan Desa Tambakboyo Kec. Tambakboyo Kab.Tuban
SUMATIF TENGAH SEMESTER TAHUN AJARAN 2026/2027
Mata Pelajaran :Pendidikan
Pancasila Hari / Tanggal :
Kelas : VII Waktu
: 90 Menit
Nama /Absen :……..................
A. Jawablah
isian singkat berikut ini dengan benar!
Teks
untuk soal nomor 1-5
Untuk memahami arti
negara secara lebih mendalam, kita perlu menelusuri asal-usul istilah “negara”
dalam berbagai bahasa. Setiap bahasa memiliki istilah yang berbeda, tetapi pada
dasarnya memiliki makna yang hampir sama, yaitu suatu organisasi yang mengatur
kehidupan masyarakat dalam suatu wilayah. Dengan mengetahui asal katanya, kita
dapat memahami bagaimana konsep negara berkembang di berbagai budaya.
1.
Istilah “negara” dalam berbagai
bahasa memiliki perbedaan secara ______, tetapi kesamaan dalam hal makna
dasarnya.
2.
Makna dasar dari istilah “negara”
mengarah pada suatu ______ yang mengatur kehidupan masyarakat.
3.
Untuk memahami konsep negara secara
mendalam, langkah awal yang perlu dilakukan adalah menelusuri ______ istilah
tersebut.
4.
Konsep negara dalam berbagai budaya
dapat dipahami melalui pendekatan ______ kata atau istilahnya.
5. Walaupun berasal dari bahasa yang
berbeda, istilah “negara” memiliki kesamaan dalam fungsi, yaitu mengatur
kehidupan masyarakat dalam suatu ______.
Teks untuk soal nomor 6-10
Sebelum kemerdekaan,
salah satu topik penting yang dibahas dalam sidang BPUPKI adalah mengenai batas
wilayah negara Indonesia yang akan dibentuk. Para anggota BPUPKI memiliki
perbedaan pendapat tentang luas wilayah Indonesia. Untuk menyelesaikan
perbedaan tersebut, Ketua BPUPKI, Dr. K.R.T. Radjiman Wedyodiningrat, memutuskan
untuk melakukan pemungutan suara. Hal ini menunjukkan bahwa sejak awal,
penentuan wilayah Indonesia dilakukan secara demokratis melalui musyawarah dan
voting.
6.
Sidang yang membahas batas wilayah
Indonesia sebelum kemerdekaan adalah sidang __________.
- Perbedaan
pendapat anggota BPUPKI terjadi karena adanya perbedaan pandangan mengenai
__________ wilayah Indonesia.
- Keputusan
untuk menyelesaikan perbedaan pendapat dilakukan melalui metode
__________.
- Tokoh
yang memutuskan diadakannya pemungutan suara adalah __________.
- Proses
penentuan wilayah Indonesia sejak awal mencerminkan prinsip __________.
Teks soal
nomor 11-15
Setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada
17 Agustus 1945, perjuangan bangsa Indonesia tidak berhenti begitu saja. Belanda
masih berusaha untuk kembali menguasai Indonesia melalui agresi militer.
Melalui berbagai perundingan dan tekanan internasional, akhirnya Belanda
mengakui kedaulatan Indonesia, tetapi dengan syarat Indonesia berbentuk negara
federasi yang dikenal dengan nama Republik Indonesia Serikat (RIS). Perubahan
bentuk negara ini menjadi pengalaman penting dalam perjalanan sejarah bangsa
Indonesia.
11.
Perjuangan bangsa Indonesia setelah
17 Agustus 1945 tidak berhenti karena masih adanya ______ dari Belanda.
12.
Salah satu cara Belanda untuk
kembali menguasai Indonesia adalah melalui ______ militer.
13.
Pengakuan kedaulatan Indonesia oleh
Belanda terjadi karena adanya perundingan dan ______ internasional.
14.
Bentuk negara yang disyaratkan
Belanda setelah pengakuan kedaulatan adalah negara ______.
15.
Nama negara federasi yang dibentuk
setelah pengakuan kedaulatan Indonesia adalah ______.
B.
Jawablah pertanyaan berikut ini
dengan jelas dan benar!
Teks soal nomor 1-10
Keutuhan wilayah
merupakan salah satu hal terpenting bagi keberlangsungan suatu negara, termasuk
Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang memiliki wilayah luas dan
beragam. Dengan letak geografis yang strategis serta kekayaan alam yang
melimpah, Indonesia menghadapi berbagai tantangan, baik dari dalam maupun luar
negeri, yang berpotensi mengganggu persatuan dan kedaulatan. Oleh karena itu,
diperlukan berbagai upaya untuk menjaga keutuhan wilayah, mulai dari penegakan
hukum, penguatan pertahanan dan keamanan, hingga peningkatan kesadaran nasional
di kalangan masyarakat. Upaya-upaya ini menjadi tanggung jawab bersama seluruh
elemen bangsa demi menjaga persatuan, kedaulatan, serta kelangsungan NKRI.
1.
Analisis
hubungan antara keutuhan wilayah dengan keberlangsungan suatu negara
berdasarkan teks!
2.
Jelaskan
mengapa letak geografis Indonesia dapat menjadi kekuatan sekaligus tantangan!
3.
Identifikasi
dan jelaskan dua jenis ancaman yang dihadapi Indonesia menurut teks!
4.
Mengapa
penegakan hukum menjadi salah satu upaya penting dalam menjaga keutuhan
wilayah?
5.
Analisis
peran masyarakat dalam menjaga keutuhan wilayah negara!
6.
Bagaimana
penguatan pertahanan dan keamanan dapat mendukung kedaulatan negara?
7.
Jelaskan
hubungan antara kekayaan alam Indonesia dengan potensi ancaman terhadap
keutuhan wilayah!
8.
Mengapa
keutuhan wilayah disebut sebagai tanggung jawab seluruh elemen bangsa?
9.
Analisis
dampak jika upaya menjaga keutuhan wilayah tidak dilakukan secara maksimal!
10.
Buatlah
kesimpulan kritis mengenai pentingnya sinergi dalam menjaga keutuhan wilayah
NKRI!
Jawaban
isian singkat
- bahasa / istilah
- organisasi
- asal-usul
- etimologis / asal-usul
- wilayah
- BPUPKI
- luas
- pemungutan suara
- Dr. K.R.T. Radjiman Wedyodiningrat
- demokrasi (atau: musyawarah dan voting)
- usaha untuk kembali menguasai Indonesia
- agresi
- tekanan
- federasi
- Republik Indonesia Serikat (RIS)
Jawaban uraian
1.
Keutuhan wilayah menjadi fondasi utama keberlangsungan
negara karena tanpa wilayah yang utuh, kedaulatan negara akan terancam. Wilayah
yang terpecah dapat menyebabkan konflik internal, melemahkan pemerintahan,
serta membuka peluang intervensi asing. Oleh karena itu, menjaga keutuhan
wilayah berarti menjaga stabilitas politik, keamanan, dan eksistensi negara itu
sendiri.
2.
Letak
geografis Indonesia yang strategis menjadi kekuatan karena mendukung
perdagangan internasional dan konektivitas global. Namun, hal ini juga menjadi
tantangan karena membuka peluang masuknya ancaman dari luar seperti
penyelundupan, pelanggaran wilayah, dan pengaruh ideologi asing.
3.
Ancaman yang dihadapi Indonesia
terdiri dari:
a.
Ancaman dari
dalam negeri, seperti konflik sosial,
separatisme, dan rendahnya kesadaran nasional.
b.
Ancaman dari
luar negeri, seperti pelanggaran batas wilayah,
eksploitasi sumber daya oleh pihak asing, dan pengaruh budaya asing yang negatif.
4.
Penegakan hukum penting karena dapat
menciptakan ketertiban dan mencegah pelanggaran yang mengancam keutuhan
wilayah. Dengan hukum yang tegas, tindakan seperti separatisme, penyelundupan,
dan pelanggaran batas dapat diminimalkan.
5.
Masyarakat berperan melalui
peningkatan kesadaran nasional, menjaga persatuan, menghormati keberagaman,
serta tidak mudah terprovokasi oleh isu yang dapat memecah belah. Partisipasi
aktif masyarakat menjadi kunci dalam memperkuat ketahanan nasional.
6.
Penguatan
pertahanan dan keamanan dapat melindungi wilayah dari ancaman militer maupun
nonmiliter. Dengan sistem pertahanan yang kuat, negara mampu menjaga batas
wilayah dan mencegah intervensi pihak luar.
7.
Kekayaan
alam yang melimpah dapat menarik pihak asing untuk mengeksploitasi secara
ilegal. Hal ini dapat memicu konflik, pelanggaran wilayah, dan perebutan sumber
daya yang mengancam keutuhan wilayah.
8.
Karena
menjaga keutuhan wilayah tidak hanya tugas pemerintah atau aparat keamanan,
tetapi juga masyarakat, lembaga pendidikan, dan seluruh warga negara. Semua
pihak harus berperan aktif dalam menjaga persatuan dan kedaulatan.
9.
Dampaknya antara lain meningkatnya
konflik internal, potensi disintegrasi bangsa, melemahnya kedaulatan negara,
serta meningkatnya intervensi asing yang dapat merugikan Indonesia.
10.
Sinergi
antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat sangat penting karena
ancaman terhadap keutuhan wilayah bersifat kompleks. Tanpa kerja sama yang
kuat, upaya menjaga kedaulatan tidak akan efektif. Oleh karena itu, kolaborasi
menjadi kunci utama dalam mempertahankan keutuhan NKRI.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar